Benar-benar menyesakkan dada
Keadaan ini menemani aku dalam kepahitan setiap kali aku mengingat
Kala jiwa tersemat kerinduan, sungguh aku tak berdaya
Dengan sekejap suasana hati berbalik kepada ingatan yang masih tersembunyi diujung memori
Aku kembali pada keadaan untuk menuntut lupa
Tersengat indah dalam lamunan tak berarti
Membalikan rasa manis menjadi pahit, setitik rasa
Panggilan jiwa menampik kedustaan bermandikan kata-kata
Diam-diam menarik diri dalam malam, menunjukkan keaslian
Tergerus rasa hingga bermula cinta
Berakhir pada kesakitan menghujam jiwa
Menyendiriku tak diketahui, sepiku tak berarti
Tertutup pada keramaian penghuni cinta
Ditengah-tengah aku berada, namun tak nampak
Bolehkah aku bertanya?
Ketika jarak adalah jawaban, aku mengerti
Ketika menjaga adalah jawaban, aku mengerti
Lantas itukah jawaban dari semua yang aku pertanyakan?
Aku cemburu!
Kepada mereka yang mampu bertahan
Kepada mereka yang memandang cinta haqiqi
Kepada mereka yang terus mengerti
Bolehkah aku cemburu?
Aku mulai mengerti.......
Boleh ka he..
BalasHapushahaha first love?
BalasHapus