Duduk kita bersama di
suatu tempat, mengamati kesibukan orang-orang disekitar kita
Melamun, terdiam dalam
kesibukan masing-masing
Sekelebat rasa yang takkan pernah orang tahu
Menyadari ada perubahan
yang aku rasa saat bersamamu
Berusaha bersembunyi di
balik bayang-bayangmu
Kau tersenyum kepadaku,
aku tidak mampu membalasnya membuat hati ini berhenti seketika
Tak mau larut dalam cintamu
yang palsu
Kini diriku hanya
sebagian orang yang memujamu
Kau tak pernah tahu
bahwa aku mencintaimu
Kau selalu menganggap
diriku teman yang kau percaya untuk mencari cintamu
Tapi pernahkah kau
melihat diriku lebih?
Sakit hati ini melihat
tingkahmu yang tidak peduli
Aku tidak mau kau tahu
betapa bodohnya aku mencintaimu
Membuat hari-hariku
bingung setiap aku merasakan cintamu
Biarlah aku merasakan
cinta bodohmu dan biarlah kau tidak melihatku
Menemukan cinta
sejatimu mungkin itu yang terbaik
Aku juga tidak tahu apa
aku sanggup melihat kau tersenyum kepadanya?
Aku berharap Tuhan tak
pernah mempertemukan kita yang saling membisu
Kau datang dihidupku
yang terkadang aku tidak menginginkan itu
Apakah ini takdir? Takdir
seperti apa?
Sudah berapa lama aku
menunggumu yang pergi jauh
Apakah kau menemukan
cintamu? Aku harap seperti itu
Tapi bagaimana
denganku? Berapa lama aku tidak melihatmu yang bodoh
Aku juga tidak tahu
perasaan ini masih adakah untukmu?
Aku harap tidak, karena
kau sudah ku lupakan
Melupakan perasaan yang
pernah kau berikan kepadaku tanpa kau sadari
Tapi mengapa setiap hariku bayang-bayangmu selalu ada?
Bisakah kau lepaskan
aku? Biarlah aku mencari cinta yang lain
Cinta yang mampu
mematahkah cinta yang kau berikan dulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar