Senin, 11 Mei 2015

Buku

Ruangan gelap tak mampu mata menjangkau keseliling
Tersembur satu cahaya, gerak hati mengikuti sumber cahaya
Terus berjalan mengikuti petunjuk yang tak terlihat
Mendapati keadaan mengoyak hati untuk mengiba

Mereka berteriak-teriak berharap aku menggenggamnya
Memilikinya saja sudah cukup
Mereka menginginkan lebih, aku tak mengerti
Aku sudah membaca tulisan yang ada disana

Mereka menginginkan lebih, aku tak mengerti
Aku kembali ketempat semula ku, tapi aku tak bisa melihat
Cahayanya hanya disana, ya dekat buku-buku tertumpuk
Aku menyerah, aku kembali ketempat cahaya itu

Apa maksudnya? Aku berfikir keras
Aku duduk di kursi yang ada, menatapi setiap buku-buku
Aku membaca pada setiap halamannya berulang-ulang
Cahyanya semakin bersinar, menyilaukan mata

Cahaya? Buku? Dua kata yang tak ku mengerti
Buku? Cahaya?
Cahaya? Buku?
Aku menyerah!

Aku akan membacanya lagi!

2 komentar: