Senin, 20 April 2015

Ragu si Peragu

Kala senja bersemayam kerinduan jiwa di ujung altar cinta
Sungguh menawan menari diatas lautan mega
Menarik kesyahduan bayang-bayang merindu
Bagai kupu-kupu menanti bunga diantara bunga-bunga

Mempersolek dalam balutan gaun cantik orang pilihan
Menatap langit menghujam diri mengingat jera
Terjerat pesona orang pilihan, bersembunyi diam
Alunan melodi menusuk jiwa bersembunyi dalam sunyi

Sunyi berarti sepi, mengalahkan diri dalam kekal
Tak berujung menanti hasrat hati, ragu!
Kembali pada jiwa menginginkan sebuah harapan, ragu!
Ragu! Tiada bertepi melihat kesesatan hidup tercipta

Terombang-ambing dalam keraguan
Membawa rindu yang selama ini tiada yang tahu
Merindukan orang pilihan berjalan menebar benih cinta, mereka menghilang!
Seolah dunia ilusi ini bukan untuknya

Kala rindu mendera, akankah mereka kembali?
Menebar cinta dan kebaikan abadi, amanah dari-Nya
Kala rindu memanggil, akankah mereka kembali?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar