Senin, 20 April 2015

Negeriku, Mati!

Aku berteriak mencapai asa
Dengan raut yang rumit, aku berusaha menggapainya
Aku berteriak sambil menangis terisak-terisak didalam jiwa
Melihat dia begitu terpedaya di emperan jalan

Aku terdiam menikmati hinanya malam orang-orang berkuasa
Mereka tak memikirkan jalanan yang kumuh tempat mereka berpijak
Aku sayangi dia bagai bulan memeluk matahari
Hatiku tersayat-sayat melihat dia terluka sendiri diujung jalan

Orang-orang itu tidak peduli! Mereka meremehkan dia
Aku berteiak, aku inginkan dia yang damai dalam tempatnya
Dia berusaha tegar dan kuat walau darah mengalir disekujur tubuhnya
Mereka jahat! Tidak peka dengan keadaan dia yang sakit

Dia kaku terdiam ditempatnya
Hatiku pilu melihat dia yang tidak bisa berbuat banyak
Dia mati! Dimana? Dihati orang-orang itu!
Dia siapa? Dia adalah tanah airku

Puas kalian membuat dia sakit
Puas kalian membuat dia rusak
puas kalian membuat dia terbuang didalam raganya
aku berteriak, ayok tanah airku bangkit!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar